Skip to main content
Universitas Bengkulu (UNIB) siap mendukung Walikota Bengkulu Helmi Hasan untuk kembali maju dalam Pilwakot mendatang Universitas Bengkulu (UNIB) siap mendukung Walikota Bengkulu Helmi Hasan untuk kembali maju dalam Pilwakot mendatang

Rektor Unib : Kalau Ada Alumni, Kenapa Pilih yang Lain

Kota Bengkulu - Universitas Bengkulu (UNIB) siap mendukung Walikota Bengkulu Helmi Hasan untuk kembali maju dalam Pilwakot mendatang. Sinyal ini disampaikan Rektor Unib Ridwan Nurazi saat membuka Seminar Inovasi Otonomi Daerah Dalam Rangka Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat yang diselenggarakam Jurusan Administrasi Negara Unib di Rektorat Unib, Senin (30/10).

"Kalau ada alumni UNIB, kenapa harus pilih yang lain," ujar Rektor UNIB Ridwan Nurazi.

Namun, Ridwan Nurazi tak mau secara vulgar menyampaikan dukungan tersebut. Dia mengatakan UNIB sebenarnya mendukung seluruh calon yang memang berkomitmen untuk memajukan Kota Bengkulu.

"Kota Bengkulu ini adalah etalase provinsi, jadi pemimpinnya harus bisa membersihkan kota ini, harus bagus, harus cantik," sampainya.

Sejauh ini, ia nilai program Walikota Helmi Hasan sangat inovatif. Misalnya, ada program satu miliar satu kelurahan (Samisake) yang sangat pro rakyat. Program tersebut menurutnya sangat membantu masyarakat.

"Program samisake ini lain dari pada yang lain, sesuatu hal yang baru, keluar dari cara berpikir yang reguler," paparnya.

Berinovasi, menurutnya, sangat penting. Namun ia berpesan, dalam melakukan inovasi pemerintah jangan sampai meninggalkan regulasi atau harus bersandar pada payung hukum.

"Banyak sekali kepala daerah yang berinovasi tapi meninggalkan regulasi," sampainya.

Selain itu, lanjutnya, dalam berinovasi harus juga mendapatkan dukungan dari legislatif. Sebab banyak pembuatan aturan saat ini terjadi tarik ulur antara legislatif dan eksekutif.

"Artinya program bisa jalan bila ada dukungan semua pihak, walikota tentu tidak bisa bekerja sendiri," ungkapnya.

Ia menambahkan bagus atau tidak program harus dievaluasi. Kalau baru tidak bisa dinilai bagus atau tidak karena tidak ada tolok ukur pembanding.

"Begitu juga dengan program pemerintah kota, kita bisa evaluasi setelah program itu jalan," pungkasnya. 

Sementara itu, sebelumnya Walikota Bengkulu Helmi Hasan diundang menjadi narasumber dalam seminar tersebut.

Facebook comments

Related News

Adsense Page