Skip to main content
Polisi menggiring tersangka untuk dimasukkan dalam penjara Polisi menggiring tersangka untuk dimasukkan dalam penjara

Polisi Tetapkan WL Tersangka Kasus Pembunuhan Mahasiswi Unib

BENGKULU, tobokito.com - Satreskrim Polres Bengkulu menetapkan WL tersangka kasus kematian WM (20) mahasiswi fakultas ekonomi Universitas Bengkulu (Unib). 

Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Indramawan Kusuma mengatakan kedua orang yang diamankan waktu ditemukannya motor milik korban di Pondok Kawasan Hutan Tahura Kabupaten Bengkulu Tengah, Y dan WL. Terbukti WL sebagai penadah motor yang dijual oleh terduga pelaku utama.

"Hasil pengembangan dan penyelidikan, kami tetapkan WL sebagai tersangka,
Sedangkan Y, masih berstatus saksi. Dia melihat terduga pelaku utama saat meminjam uang dengan WL dengan jaminan sepeda motor," ungkap Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Indramawan Kusuma, Rabu (11/12/19).

Dibertakan sebelumnya, Satreskrim Polres Bengkulu berhasil menemukan barang bukti sepeda motor jenis Scoopy milik korban dan mengamankan dua orang laki-laki.

Kedua orang yang belum diketahui identitasnya ini diamankan bersamaan barang bukti sepeda motor jenis Scoopy milik korban di pondokan kebun kawasan hutan Tahura, Kabupaten Bengkulu Tengah pada Senin malam (9/12/19).

Wina (20) mahasiswi semester 5 Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu ditemukan meninggal terkubur di rawah-rawah belakang rumah indekos tempat korban menyewa, pada Minggu (8/12/19) setelah 5 hari dikabarkan hilang.

Wina tidak pulang lagi ke kosan-nya setelah pergi membeli gulai dengan mengendarai sepeda motor Scoopy miliknya.

Kematian yang tidak wajar ini diduga karena motif dendam. Menurut informasi dihimpun, satu hari sebelum Wina dinyatakan hilang, sempat terjadi cekcok mulut antara korban dengan penjaga indekos.

Belum diketahui pasti penyebab terjadinya cekcok tersebut. Namun, menurut keterangan kerabat dan teman indekos korban, cekcok disebabkan sepeda motor milik Wina yang dipinjam oleh penjaga indekos jatuh dan ringsek.

Data dihimpun, indekos Pondokan Reza dijaga oleh sepasang suami istri. Sekitar pukul 16.01 WIB, istri penjaga indekos mendadak pulang kampung dengan alasan ibunya sedang kritis di rumah sakit. Sedangkan suaminya terlihat terakhir sejak sore kemarin, Sabtu (7/12/19). (Red/yud)

Facebook comments

Adsense Page