Skip to main content
Ketua DPC Demokrat Kota Bengkulu, Suhartono, SH (dua dari kanan) Ketua DPC Demokrat Kota Bengkulu, Suhartono, SH (dua dari kanan)

Partai Demokrat Bengkulu Tolak Bacaleg Mantan Napi

BENGKULU - Adanya peraturan yang melarang Partai mencalonkan calon legislatif yang pernah menjadi nara pidana (Napi) kasus korupsi serta banyaknya anggota legeslatif terjaring kasus Korupsi, menjadi perhatian penuh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Kota Bengkulu dalam menyeleksi bakal calon legeslatif (Bacaleg).

Ketua DPC Demokrat Kota Bengkulu Suhartono mengatakan untuk mendapatkan calon berkualitas, pihaknya mencari calon yang bersih dan kompeten.

Hal itu disampaikanya saat menyerahkan pormulir pendaftaran kepada Bacaleg di kantor DPC Demokrat di jalan basuki Rahmat, Rabu (30/5/2018).

"Ini yang sangat kami perhatikan dalam menjaring calon DPRD kota, berdasarkan peraturan kami akan menjaring berdasarkan data dan fakta jangan sampai kami kecolongan. Sebelum sampai ke KPU kami akan mencoret nama-nama yang pernah ditahan dan terlibat kasus korupsi," kata Tono -sapaan akrabnya-

Tono juga menargetkan DPC Demokrat menang dalam pemilihan legislatif 2019 mendatang. Sebab itu, dia berharap juga yang mendaftar mempunyai potensi untuk memajukan Kota Bengkulu dapat meningkatkan SDM dan ekonomi di kota ini.

"Dilihat dari antusias masyarakat, tokoh dan kader, Kami menargetkan di 2019 nanti posisi ketua harus dari partai demokrat. Setiap dapil harus ada yang mewakili untuk DPRD Kota Bengkulu." tutupnya.(win)

Facebook comments

Adsense Page