Skip to main content
Calon Gubernur Petahana Rohidin Mersyah Calon Gubernur Petahana Rohidin Mersyah

‘Jalan’ Bebas Hambatan Rohidin Ke ‘Gelanggang’ Pilkada 2020

Bengkulu, tobokito.com – Dengan ‘Modal’ dasar tujuh Kursi hasil Pileg 17 April 2019, dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, tentu saja tersedia ‘Jalan’ bebas hambatan bagi Rohidin Mersyah tuk menuju ke ‘Gelanggang’ Pilkada 2020.

Sebagaimana diketahui, untuk memenuhi 20 persen persyaratan bisa Mengusung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada 2020, DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu tentu saja hanya membutuhkan tambahan 2 Kursi dari 45 total Kursi di DPRD.

Dilain pihak, menurut data, keterangan dan informasi yang dihimpun di lapangan, dari sekian nama-nama figur Bakal Calon Gubernur (Balongub) yang sudah mendaftar ke Partai Politik pengusung, hingga berita ini siap ‘Tayang’ diketahui Rohidin Mersyah merupakan satu-sutunya Ketua Parpol tingkat Provinsi yang sudah menyatakan maju untuk berkompetisi di ‘Persta’ demokrasi lima tahunan tahun 2020.

“Artinya, selain sebagai (Calon) ‘Petahana’ Rohidin juga terbilang sebagai Calon yang siap ‘Pakai’,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat yang untuk sementara meminta tak disebutkan namanya, dengan alasan ‘Sungkan’ karena beberapa figur Balongub yang namanya sudah mencuat ke permukaan adalah sahabatnya.

“Mereka-mereka itu adalah sahabat-sahabat saya semua. Jadi saya harus ‘Tenggang Rasa’. Dan pada dasarnya, apa yang saya kemukakan tentang Rohidin bukan untuk tujuan ‘Berpihak’ atau ‘Tidak Berpihak’, tetapi semata-mata merupakan realita politik yang ada,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan tentang ada figur Balongub lain yang juga mendaftar untuk mengikuti penjaringan ke Partai Golkar, menurutnya fenomena tersebut merupakan hal biasa dalam suatu Konstelasi politik menjelang Pilkada.

“Partai Golkar, kan, membuka pendaftaran penjaringan bagi para Calon (Balongub) secara terbuka baik Kader maupun non-Kader. Jadi siapa saja boleh mendaftar, dan itu sah sah saja. Hanya yang perlu diingat adalah, selain Kader Rohidin juga Ketua Provinsi (Partai Golkar). Apalagi dia adalah Gubernur. Logikanya, apakah mungkin (Rohidin) tidak lolos seleksi,” jelas ‘Sang’ sumber yang juga diketahui adalah seorang Politikus.

Saat disinggung apakah ia memastikan jika Partai Golkar akan mengusung Rohidin Mersya sebagai Calon Gubernur di Pilgub 2020 mendatang, secara diplomatis sumber mempersilahkan siapapun Menganalisa dan Menyimpulkan sendiri.

“Saya hanya mengemukakan pemahaman saya tentang ‘Logika’ dan ‘Realita’. Dan itu hak saya untuk berpendapat. Boleh, kan?,” paparnya.

Sebelumnya, pada Pilgub 2020 Rohidin Mesryah digadang-gadang akan berpasangan dengan mantan Bupati Bengkulu Utara dua periode, Imron Rosyadi. “ Golkar Provinsi Bengkulu dipastikan akan mendukung Rohidin Mersyah. Pasangannya, Insya Allah Imron Rosyadi, kata Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Penggalangan Opini DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, H. Zulkarnain Kaka Jodho, Selasa (13/8/19), dalam keterangan rilisnya sebagaimana dikutif Bengkulutoday edisi ‘Tayangan’ 13 Agustus 2019

Namun demikian, menurut Zulkarnain, diinternal Partai Golkar muncul dua nama untuk mendamping Rohidin. Selain Imron Rosyadi, muncul nama Bupati Rejang Lebong, Ahmad Hizazi. Wacana dua nama sebagai Balogube itu mencuat pada Rapat Pleno Pengurus Partai Golkar Provinsi Bengkulu yang digelar Senin (12/8/19) malam, dalam agenda penetapan Pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu. "Insya Allah seluruh keluarga besar Partai Golkar akan mendukung dan merestui," jelas Zulkarnain.

Menariknya, kabar terbaru sebagaimana di Wartakan Bengkulutoday.com edisi ‘Tayangan’ 18 Oktober 2019, baik Imron Rosyadi maupun Ahmad Hizazi yang notabene adalah pengurus ‘Teras’ DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, sama-sama sudah mengambil  formulir pendaftaran Bakal Calon Gubernur di Partai Golkar.

"Mengambil formulir calon Gubernur Bengkulu periode 2020-2024, tidak ada yang ‘Ditantang’ dan tidak juga ada yang ‘Menantang’. Ini adalah proses Demokrasi. Partai Golkar terbuka untuk siapa saja karena memang dibuka untuk pendaftaran," kata Imron Rosyadi, kepada wartawan (Bengkulutoday.com).

Sayangnya, dalam berita Bengkulutoday.com di edisi ‘Penayangan’ yang sama tidak ada penjelasan tentang pernyataan Imron Rosyadi yang menyebutkan; tidak ada yang ‘Ditantang’ dan tidak juga ada yang ‘Menantang’. (red)

Facebook comments

Adsense Page