Skip to main content
Bupati Kaur Gusri Fauzi Saat Menyerahkan SK CPNS beberapa waktu lalu Bupati Kaur Gusri Fauzi Saat Menyerahkan SK CPNS beberapa waktu lalu

Harga Jabatan Pjs Kades Capai Hingga Rp. 20 Juta

Bintuan - Beberapa mantan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Kaur yang  Jabatannya kini sudah ditempati oleh para Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai Pejabat Sementara (Pjsa), mengungkapkan, bahwa dengan banyaknya jabatan Kades yang berakhir harga Pjs melonjak drastis mencapai antara Rp. 15 juta hingga Rp.20 juta.

“Pasaran jabatan Pjs Kades melonjak. Untuk saat ini, tidak kurang dari 116 Desa yang sudah dijabat oleh Pjs dari kalangan PNS. Ada yang dijabat oleh Sekdes yang memang sudah bersatus PNS,  ada PNS Kecamatan termasuk PNS dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tertentu, dan tidak sedikit yang dijabat olehh Tenaga Pendidik (Guru),” ungkap para mantan Kades yang meminta untuk tak ditulis namanya, dengan alasan takut dianggap belum rela melepas jabatannya sebagai Kepala Desa, kepada tobokito.com, baru-baru ini, di Bituhan, Kabupaten Kaur.

Mereka menambahkan, bahwa menurut data yang diperolehnya, pada akhir tahun 2019 total Jabatan Kades yang akan dijabat oleh Pjs sebanyak 129 Desa, dari 182 Desa se-Kabupaten Kaur “ Bayangkan, kalau setiap Pjs harus ‘Bayar’ Rp. 15 juta saja, maka total Uang yang beredar di ‘Bursa Jual-Beli’ jabatan Pjs Kades bisa mencapai sebesar Rp.1,935 miliar,”tambanya.

Mejawab pertanyaan tentang siapa  ‘Pelaku’ yang  ‘Menjual’ jabatan Pjs Kades kepada para PNS, para mantan Kades itu secara bersamaan  menyebutkan, Bupati ‘Kecil’ tanpa mau menjelaskan secara jelas siapa Namanya. “ kami yakin Wartawan pasti tahu,” ujar mereka.

Sementara itu, Bupati Kaur, Gusril Fauzi, sebagaimana diwartakan Rakyat Bengkulu.om, mengaku sudah mendapat informasi tentang Oknum yang Mencatut namanya untuk Meminta sejumlah Uang kepada para PNS Pjs Kades. Bahkan menurut Bupati, informsi tersebut ia terima berdasarkan laporan langsung dari beberapa Pjs Kades.

Gusril mengaku Kesal dan Resah akibat ulah oknum yang ‘Menjual’ namanya. Untuk itu ia meminta agar para Pjs Kades tidak percaya dan tidak memberikan uang kepada siapapun terkait pengangkatan Pjs Kades, termasuk untuk perpanjangan Surat Keputusan (SK)  Pjs Kades.

 “ Pungli terhadap para Pjs (Kades) sudah sangat meresahkan. Saya sudah mendapat laporan. Untuk itu saya mengimbau agar tidak percaya kepada Oknum yang mengatasnamakan Bupati dan meminta uang untuk diangkat menjadi Pjs Kades,” tegas Gusril, “ Masih kita selidiki, pasti ada Oknum yang bermain,” tambanya

Gusril juga mengatakan, bawa dalam waktu dekat ia akan memanggil pihak-terkait seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinas PMD) serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BK PSDM), untuk mengantisipasi adanya Oknum yang masih’bermain’

Terpisah, sumber lain mengungkapkan bahwa santer terdengar jika beberapa PNS yang menjadi Pjs Kades mengaku sudah tak mampu melaksanakan tugas tambahan tersebut, karena adanya permintaan sejumlah uang dari Oknum yang mengaku sebagai Orang dekat Bupati Kaur, Gusril Fauzi. Menurut mereka, uang yang diminta harus diberikan setelah para Pjs Kades mencairkan uang  Dana Desa (DD) tahap dua.(red/aan).

Facebook comments

Adsense Page